Kementerian Pertanian melalui Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan produksi Jagung Pipil Kering nasional pada 2020 mencapai 24,2 juta ton. Sedangkan total kebutuhan nasional baik untuk industri pakan maupun lainnya adalah 18-19 juta ton.

 

Menurut Suwandi, saat ini harga pembelian pemerintah (HPP) jagung pipilan kering kadar air 15 persen adalah Rp 3.150 per kilogram. HPP tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 58 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Jual kepada Konsumen.

 

Harga Jagung Pipil Kering

Harga Rp3.150 adalah HPP. Namun kini Harga Jagung Pipil Kering bisa lebih tinggi lagi di kisaran Rp. 3.900 menjadi Rp. 4.200,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR tentang Panitia Pupuk Bersubsidi.




 

Ketua Komisi IV DPR RI, Subin, mengatakan harga jagung pipilan saat ini sudah jauh naik di atas harga HPP. Ia mengatakan, harga Jagung pipilan kering di tingkat petani di daerah Lampung sebesar Rp. 5.000 per kilogram bahkan diprediksi akan meningkat lagi.

 

Saat ini harga Jagung di Lampung sudah mencapai Rp. 5.000 per kilogram cangkang kering, bahkan cenderung meningkat lagi karena produktivitas ladang jagung mereka semakin menurun.




 

Secara bersamaan, Kementerian Pertanian melakukan safari panen jagung di 7 kabupaten di Jawa Timur (Tuban, Lamongan, Lumajang, Jember, Kediri, Mojokerto, dan Pasuruan) di lahan seluas 5.000 hektare.

Beli Jagung Kering Untuk Pakan Ternak Langsung Dari Petani

“Panen yang kita lakukan hari ini menunjukkan stok jagung melimpah dan kita surplus,” kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi usai melaksanakan panen raya di Lumajang dan Jember.

 

Jagung Pipil Kering

Dari tujuh areal panen tersebut, yang terbesar berada di Jenggawah, Jember dengan luas 2.901 hektar, dan Kecamatan Kraton, Pasuruan dengan luas 1.496 hektar dengan produktivitas rata-rata 7-10 ton per hektar.




 

Saat ini harga Jagung Pipil Kering di tingkat petani di Jawa Timur berkisar Rp. 5.100 sampai Rp. 5.200 per kilogram.

 

Panen akbar ini juga membuktikan bahwa petani sangat mampu memenuhi kebutuhan pakan jagung bagi petani mandiri.

 

Menurut Agung, masalah kesulitan peternak dalam memenuhi kebutuhan pakan hanya masalah komunikasi dan distribusi.

 

Dari apa yang saya lihat, salah satu masalah yang dihadapi petani adalah terhambatnya komunikasi. Apa yang dikatakan Agung itu sangat wajar, karena produksi jagung banyak, tetapi distribusinya tidak merata, sehingga ada kelebihan dan ada yang kurang. Untuk mengatasi masalah ini, Agung melakukan mediasi langsung antara petani dengan petani jagung.




 

Coba di sini, petani dan petani jagung. Sehat. jika sudah menemukan ini, semuanya akan mudah, karena petani dapat memenuhi kebutuhannya, petani juga dapat menjual jagung dengan harga yang menguntungkan. Semuanya sama-sama menguntungkan.

 

Melihat keberhasilan mediasi yang dilakukan Agung yaitu terpenuhinya kebutuhan petani sebanyak 10 ton yang dipasok petani jagung lokal dengan harga Rp. 52.000, Agung meminta agar dibentuk Forum Komunikasi Pembudidaya dan Petani Jagung.

 

Mohon pemerintah daerah dapat memediasi dan memfasilitasi forum ini,” kata Agung yang didampingi Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Riwantoro.




 

Ide Agung yang berhasil mempertemukan peternak dan petani ini tidak hanya disambut baik oleh kedua belah pihak, namun Bupati Lumajang, Torikqul Haq langsung merespon. Saya sangat senang hari ini karena kita akan segera membentuk Forum Komunikasi Pembudidaya dan Petani Jagung.

Jual Jagung Pakan Ternak Surabaya, Sidoarjo dan Gresik

Kenaikan Harga Jagung Kering Pipil

Melonjaknya harga Jagung pipilan disebabkan penurunan produktivitas di tingkat petani akibat kelangkaan pupuk bersubsidi. Bergurau, Sudin mengatakan, angka produksi yang disebutkan Kementerian Pertanian belum tentu sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

 

Jadi jika angka produksi ini juga belum tentu benar dan sesuai dengan yang ada di lapangan, jika angka produksi tidak tepat berarti jumlah kebutuhan pupuk bersubsidi juga salah.



 

Angka produksi yang valid, lanjutnya, sangat dibutuhkan untuk mengoreksi jumlah kebutuhan pupuk bersubsidi. Dia menilai penurunan produktivitas menjadi penyebab kenaikan harga Jagung pipilan saat ini.

 

Hukum perdagangan berlaku, supply dan demand masih ada, jika harga tinggi berarti produksi turun. Untuk diketahui, berdasarkan data perhitungan Balitbang Kementerian Pertanian, kontribusi pupuk bersubsidi terhadap peningkatan produksi jagung dalam negeri mencapai 46,2 persen, lebih tinggi dibandingkan komoditas tanaman pangan lainnya seperti beras dan kedelai.

 

Supplier Dan Distributor Jagung Pipilan

Kami adalah perusahaan yang bergerak dibidang supplier dan distributor jagung pipilan yang memiliki jaringan ke beberapa petani besar, dan pengepul di pulau jawa dan sumatera.



 

Bersama ini kami menawarkan jagung pipilan kering untuk kebutuhan bahan baku industri/pakan. Kami berusaha untuk menjaga rutinitas dan kuantitas pasokan ke pembeli dengan layanan terbaik kami.

 

Kami memberikan rentang Harga Jagung Pipil Kering

Harga: Rp 3.900/Kg* sampai dengan harga Tertinggi: Rp 4.800/Kg*



 

Lokasi Jagung Pipil Kering

Banten, Kabupaten Tangerang, Cikupa, Citra Raya, Kel. Mekarbakti, Kec. Panongan, Kab. Tangerang, Indonesia.

 

Sumber: pertanian.go.id